KPU Pamekasan Mulai Gencarkan Pendidikan Pemilih

KPU PAMEKASAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, kini mulai menggencarkan pendidikan pemilih demi suksesnnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018.

Menurut Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah, pihaknya sejak awal tahapan pelaksanaan Pilkada telah melaksanakan beragam kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan pesta demokrasi berkualitas yang nantinya dibuktikan dengan tingginya partisipasi pemilih.

“Tentu, untuk meningkatkan partisipasi pemilih ini memerlukan pendidikan politik kepada masyarakat, atau yang kita sebut dengan pendidikan pemilih,” katanya di Pamekasan, Minggu (20/5/2018) malam.

Ia lebih lanjut menjelaskan, kegiatan pendidikan pemilih itu mulai dari KPU Pamekasan sendiri, penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan, yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), maupun oleh petugas penyelenggara pemilu di tingkat desa, yakni Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Sistem dalam memberikan pendidikan pemilih salah satunya dengan mengadakan dialog terbatas antara KPU dengan masyarakat atau kelompok masyarakat seperti dharma wanita. Termasuk kepada siswa atau mahasiswa sebagai pemilih pemula yang akan menyokong terciptanya pilkada bermartabat.

Selain itu, sambung dia, pihaknya juga menggelar debat publik pasangan calon bupati atau calon wakil bupati yang disiarkan langsung melalui radio swasta dan TV regional. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat bisa mengetahui visi atau misi dari setiap calon yang akan menjadi patokan pemilih untuk menentukan pilihannya, siapa yang pantas menduduki Pamekasan 1 atau tidak.

Selain dimaksudkan untuk pendidikan politik, debat publik yang berisi penyampaian visi dan misi serta program pasangan calon bupati dan wakil bupati itu, juga untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018.

Sementara itu, di Kabupaten Pamekasan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan diikuti oleh dua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati.

Pasangan dengan nomor urut 1 adalah Baddrut Tamam-Raja¿e (Berbaur) yang didukung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra. Sedangkan pasangan calon dengan nomor urut 2 adalah Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah menjelaskan, pendidikan politik terhadap pemilih sangat penting sebagai wujud perkembangan sistem demokrasi yang dianut Indonesia.

Sehingga dengan cara itu diharapkan bisa melahirkan proses demokrasi yang berkualitas, bermartabat dan akuntabel, mengingat sistem demokrasi adalah hak rakyat untuk menentukan pemimpinnya.

“Jadi tujuan dari pendidikan pemilih ini untuk meningkatkan partisipasi, yakni keterlibatan pemilih pada keseluruhan periode siklus pemerintahan, yaitu pada periode pemilihan dan periode di luar pemilihan,” katanya, menjelaskan.

Pilkada di Kabupaten Pamekasan pada 27 Juni 2018 akan digelar di 1.579 tempat pemungutan suara (TPS) di 178 desa dan 11 kelurahan yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Pesta demokrasi lima tahunan ini akan diikuti sebanyak sebanyak 680.392 orang pemilih, dengan perincian pemilih laki-laki sebanyak 328.442 orang dan pemilih perempuan sebanyak 351.950 orang. (KPU PAMEKASAN)